BENARKAH HARI IBADAH UMAT ISLAM JATUH PADA HARI JUMAT
Baca Pendahuluan Terlebih DahuluhTidak ada penghinaan, saya sebagai orang kristen sangat menghargai muslim sebagai sahabat dekatku. Saya juga ingin pelajari kitab suci alquran dan banyak hal yang saya dapatkan di dalamnya. Hal-hal sangat baik dan menarik. Salah satunya tentang hari ibadah.
Alquran Surat 62, (aljumuah) 9: Hai orang-orang beriman, apabila di seru untuk menunaikan "shalat jum'at", maka bersegerahlah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
Ayat diatas menyebut "Shalat Jum'at". Sedangkan jum'at bukanlah nama hari, karena pada saat itu tidak ada nama hari jum'at, untuk menyebut nama hari ke enam. Jum'at berarti berkumpul. Jadi jika kita ubah ke dalam bahasa indonesia sepenuhnya ayat di atas akan menjadi; Bila di seruhkan "Shalat pada hari berkumpul, maka orang-orang harus berhenti dari jual beli ( berhenti bekerja), untuk beribadah. Kita tahu dari alquran surat 16:124 dan catatan kaki nomor 884 bahwa orang berhenti bekerja dan pergi beribadah adalah pada hari sabtu yang telah menjadi perjanjian yang kokoh.
Saya belum menyimpulkan karena masih lebih jauh lagi saya akan bahas tentang bahasa dan sejarah, dan setelah itu ayat-ayat yang menjadi pertentangannya.
Nama-nama hari dalam kosa kata arab atau ibrani Memakai angkah satu sampai tujuh seperti di bawah ini.
Pada zaman jahiliah, sebelum Islam datang:
Hari ke-1 disebut Awal kemudian di masa islam disebut Al Ahad.
Hari ke-2 disebut Ahwan kemudian di masa islam disebut Al Itsnain.
Hari ke-3 disebutJjabar kemudian di masa islam di sebut Al Tsulasa
Hari ke-4 disebut Dabar kemudian di masa islam di sebut Al Arbia
Hari ke-5 disebut Mu’hnas kemudian di masa islam di sebut Al Khamis
Hari ke-6 disebut ARJUBAH kemudian di masa islam di sebut Al Jumu’ah
Hari ke-7 disebut Syayyar kemudian di masa islam di sebut Al SABAT
NAMA-NAMA HARI DALAM BAHASA ARAB DAN IBRANI
| HARI | BAHASA ARAB | BAHASA IBRANI | ARTI |
| Minggu | Ahad | Echad | Satu |
| Senin | Isnain | Sheniy | Dua |
| Selasa | Salasa | Sheliyshy | Tiga |
| Rabu | Arba’a | Rebi’iy | Empat |
| Kamis | Chansah | Chamiyshiy | Lima |
| Jumat | Sittah/Arubah | Shishshiy | Enam |
| Sabtu | Sab’ah | Shebiy’iy | Tujuh |
Kemudian dari sini bisa di sebutkan (bisa saja) Shalat Jum’at pada hari sabtu, ataupun pada hari lainnya (karena yang sebenarnya Jum’at bukanlah nama hari tapi berkumpul).
Pertanyaan-pertanyaan.
1. Dimanakah sholat Jum’at Pertama?
Menurut Ustadz H.Saifuddinn Aman Ad – Damawy dalam bukunya yang berjudul “Jum’at Hari Bertabur Kebajikan” dengan penerbit Al Mawardi Prima halaman 20 Menyebutkan: Penduduk Madinah berkumpul untuk mengadakan musyawarah menetapkan hari Arubah sebagai hari besar. Dalam pertemuan itu, khalangan Anshar berkata: Sungguh orang Yahudi mempunyai hari besar untuk berkumpul setiap tujuh hari, orang Nasrani juga mempunyai satu hari besar untuk mengadakan perkumpulan, apakah tidak sebaiknya juga kita menjadikan satu hari, dimana pada hari itu kita bisa berkumpul untuk berzikir kepada Allah, shalat dan bersyukur kepada Allah. Maka pada saat itu mereka sepakat menjadikan hari Arubah sebagai hari besar untuk berkumpul. Dan kemudian, mereka menuju rumah As’ad bin Zurarah untuk berkumpul di sana dan mengadakan shalat dua rakaat pada hari itu. Inilah sebenarnya shalat jum’at pertama dalam islam yang tidak di hadiri Rasulullah. Kemudian nama hari ke enam (Arubah) di masa Islam di sebut Al Jumu’ah (jum’at).
Pada hal yang seharusnya dari awal umat Muslim beribadah ( berkumpul/berjumat) pada hari sabtu.
2. Tetapi Kenapa Al Quran Hanya Menegaskan Ibadah hari Sabtu Kepada Orang Yahudi ?
Hal ini jelas dan seharusnya karna pada zamannya ada perubahan yang terjadi dimana orang Yahudi yang beribadah pada hari sabtu (sabat) pindah ke hari migggu dengan umat Nasrani yang seharusnya beribadah pada hari sabtu juga. Karena perubahan hari ibadah adalah pelanggaran hukum Allah maka di sebutkan dalam Alquran hanya untuk orang Yahudi yang memperselisihkan masalah hari ibadah. Sementara untuk Muslim tidak di tekankan untuk shalat pada hari sabtu karna memang beribadah pada hari sabtu dan tidak merubah pada hari lain.
Sedang Yahudi dan Nasrani memperselisihkan hal itu karena yang lain setujuh dengan perubahan hari ibadah/berkumpul pada hari sabtu/sabat ke hari minggu.
Sabat dalam Alquran (Qs 2:65-66, An Nisa 47 dan 154, Al Araf 163 dan An Nahl 124).
Kunjungi saya di:
Facebook/Twitter
BBM pin: 7D0513BC
Whatsapp: 082396539030
Line id: davidson777

No comments:
Post a Comment
Mohon Tinggalkan komentar saran, kritik, tambahan dan tanggapan anda, sebelum anda keluar dari blog ini dan terima kasih anda telah berkunjung.